Terulang Lagi

"Again"


Waktu begitu cepat berlalu, kurang lebih sudah dua bulan aku menunggu kabar dari dia. Hari demi hari aku lewati dengan senyuman, namun tidak satu orang pun tau tentang arti senyuman itu. Sekolah yang dulunya jadi tempat favorit, sekrang menjadi tempat membosankan. Setiap hari wajahnya selalu hadir dihadapan ku, entah saat sampai di sekolah, istirahat atau pun saat pulang. Kini semua terasa berbeda, tidak ada lagi tegur sapa diantara kita. Bahkan tatapan yang dulunya begitu indah, berubah menjadi tatapan kosong lalu memudar perlahan. Sebelum 120 hari itu terjadi, dia hanyalah orang asing dalam hidup ku. Namun angka itu merubah segalanya, yang dulunya tidak kenal, sekarang menjadi orang yang selalu terpikirkan. Entah itu dalam mimpi atau imajinasi yang selalu dipenuhi wajahnya. Salah ku terlalu cepat merubah segala hal apapun itu dalam 120 hari, termasuk perasaan.

Selama 120 hari itu, aku sangat mengenalnya dengan baik. Dia yang selalu memberikan perhatian, dia yang selalu memberiku semangat, walaupun dia dingin dan jutek, tapi dia yang telah mengubah hari-hari ku yang gelap menjadi berwarna. Setiap hari di sekolah, aku selalu berharap bisa melihat wajahnya walupun hanya sekedip. Aku yakin dia tidak pernah tau kalau aku selalu menunggu jam istirahat, agar bisa memandangi dia dari belakang dan dia tidak pernah tau kalau aku selalu mengabadikan semua moment itu dalam jepretan kamera hp. Galery hp ku dipenuhi oleh punggungnya dia, tapi ada juga beberapa foto yang melihatkan wajah manisnya itu. Andaikan dia tau, aku tidak hanya mengabadikannya lewat kamera hp, tapi aku juga sudah mengabadikannya lewat mata lalu perlahan berlabuh di hati dengan sempurna.

"But time changes everything", dan aku tau hal itu tidak akan dapat terulang lagi. Hari-hari ku berubah menjadi gelap, tidak ada penerangan sedikit pun. Semuanya telah hilang, satu per satu aku mencoba utuk menghapus memori tentangnya. Hingga suatu ketika ada seseorang yang tiba-tiba datang seperti akan menggantikan dirinya. Awalnya aku ragu, tapi setelah beberapa minggu mengenal orang baru itu, aku dibuatnya nyaman dan dia tidak habis-habisnya memberikan perhatian kepada ku. Aku selalu membandingkan orang baru dengan si dia yang telah meninggalkan ku. Orang baru ini sangat jauh berbeda dengan si dia, orang baru ini begitu baik,polos, dan amat perhatian. Sedangkan si dia perhatiannya singkat,jutek dan selalu membuat jengkel. Tapi entah kenapa, aku masih saja terbawa oleh bayang-bayang si dia. 

Sudah 1 bulan terlewatkan dengan orang baru ini, aku merasa sangat nyaman dibuatnya. Hingga suatu ketika, orang baru ini menghilang entah kemana, tidak ada kabar sedikit pun, seperti telah hilang ditelan bumi. Hari ku pun menjadi gelap lagi, aku mengerti sekrang kenapa Tuhan mengenalkan ku kepada dua pria itu. Aku tau dibalik semua kejdian yang kebetulan ini ada sebabnya. Dan aku tau sekarang apa maksud dari kebetulan semua ini. Bahwa Tuhan mengingatkan ku jangan terlalu cepat untuk memahami sifat seseorang, sebab sifat itu akan berubah seiring berjalannya waktu, jangan pernah melihat orang dari cover dan sifat luarnya saja, kenalilah orang itu dulu secara mendalam sebelum kamu merasakan bagaimana bimbangnya terjebak dalam nostalgia sendiri. Kini aku merasakannya sendiri, orang yang begitu aku anggap jutek dan badboy ternyata tidak melupakan ku sepenuhnya, sebaliknya orang yang begitu baik dan manis malah membuang ku seperti sampah begitu saja. Aku tidak menyesal dengan Tuhan yang telah memberiku sekenario seperti itu, aku malah berterima kasih kepada Tuhan, sebab Tuhan memberi tau mengenai sifat dua seseorang yang bertolak belakang dengan sifat yang aku kenal dan dengan sifat aslinya. Aku harap kalian tidak pernah merasakan hal seperti ini, jangan terlalu cepat percaya dengan orang baru. Jadi, selalu berhati-hati untuk membukakan pintu hati terhadap siapa pun. Jangan terlalu tergesa-gesa, sebab yang namanya jodoh itu di tangan Tuhan, hanya Tuhan yang tau, Tuhan yang menentukan, sedangkan kita hanya menunggu dengan sabar dan selalu mencoba mengubah hidup menjadi lebih baik. Karena aku yakin, orang baik, rajin, dan sukses akan mendapatkan jodoh yang berkualitas, yang setimpal dengan usahanya itu.

"Gak usah galau gak punya pacar, toh jodoh di tangan Tuhan"
"See yaa :)" 
 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

LANGIT DAN PERASAAN