Terulang Lagi
"Again" Waktu begitu cepat berlalu, kurang lebih sudah dua bulan aku menunggu kabar dari dia. Hari demi hari aku lewati dengan senyuman, namun tidak satu orang pun tau tentang arti senyuman itu. Sekolah yang dulunya jadi tempat favorit, sekrang menjadi tempat membosankan. Setiap hari wajahnya selalu hadir dihadapan ku, entah saat sampai di sekolah, istirahat atau pun saat pulang. Kini semua terasa berbeda, tidak ada lagi tegur sapa diantara kita. Bahkan tatapan yang dulunya begitu indah, berubah menjadi tatapan kosong lalu memudar perlahan. Sebelum 120 hari itu terjadi, dia hanyalah orang asing dalam hidup ku. Namun angka itu merubah segalanya, yang dulunya tidak kenal, sekarang menjadi orang yang selalu terpikirkan. Entah itu dalam mimpi atau imajinasi yang selalu dipenuhi wajahnya. Salah ku terlalu cepat merubah segala hal apapun itu dalam 120 hari, termasuk perasaan. Selama 120 hari itu, aku sangat mengenalnya dengan baik. Dia yang selalu memberikan perhatian, dia...