Postingan

TITIK?

Setiap orang pasti berbeda - beda dalam menanggapi tanda baca titik Titik biasanya menandakan berakhirnya suatu kalimat Tidak itu saja, titik juga memiliki banyak makna jika disatukan dengan kata lain Seperti kata jenuh, jika bertemu kata titik Sudah jelas dua kata itu tidak asing lagi Titik jenuh memang sangat sulit dihadapi Dimana perasaan bosan dan bingung menjadi satu Tetapi jika dikaitkan dalam sebuah hubungan, keberadaan titik jenuh itu wajar Ketika dua insan yang sedang dimabuk asmara tiba - tiba dihampiri oleh titik jenuh Disini mereka ditantang menghadapi yang namanya kesabaran, kesetiaan, dan kepercayaan Memang tidak mudah menghadapi tiga hal tersebut Tetapi mau tidak mau, ingin tidak ingin hal tersebut pasti akan terjadi Dan tanpa sengaja atau tidak sengaja Titik jenuh itu akan memudar lalu menghilang begitu saja Namun.... Setiap orang pastinya mempunyai cara masing - masing dalam menghadapi titik jenuh Banyak dari mereka menghadapinya dengan kata berhenti Berhenti dalam h...

Terutama

Hal Terutama... Teruntuk mu... Seseorang yang dekat namun jauh rasanya Aku ingin dia tahu Kini, detik demi detik telah aku abaikan Yang berlanjut menit demi menit telah aku lalui Hingga jam demi jam telah aku temui Hanya untuk menunggu kabar darinya Sebab, apakah kau tahu? Menunggu mu bukanlah hal yang jarang lagi bagi ku, tetapi menunggu mu, kini menjadi hal yang terbiasa Teruntuk mu... Seseorang yang sekarang hanya bisa ku temui dalam mimpi Aku ingin dia tahu Betapa inginku bertemu dengannya Bukannya aku egois padamu Tetapi ke egoisan ku ini sangat menginginkan hadirmu, Hadirmu yang ada disisi ku Walaupun hanya sesaat Aku tak masalah, jika itu nyata adanya Teruntuk mu... Seseorang yang selalu aku rindukan Aku ingin dia tahu Ketika malam datang bersama dinginnya angin Aku selalu mengharapkan kehadiranmu Aku hanya bisa memandangimu dari foto yang ku miliki Setiap memandangimu hal yang sama selalu terjadi Tetes demi tetes air mata terjatuh Namun air mata i...

Sesederhana itu kah?

Sesederhana itu kah? Ketika menjadikan seseorang alasan, mungkin saja seseorang itu tidak menjadikan kita alasannya Tetapi sebuah alasan hanyalah untaian kata, kata dimana mereka akan ucapkan dan keluarkan ketika ada seseorang bertanya, "mengapa kamu sangat yakin dengan dia?" Pada saat itulah untaian kata demi kata, yang menjadi sebuah kalimat akan keluar dengan begitu saja Dan hanya untuk meyakinkan dia, bahwa kamulah alasannnya Namun, lain halnya Ketika aku dijadikan sebuah alasan, tentu aku akan membalas alasan itu Bukan alasan yang sekedar untaian kata demi kata, ataupun sekedar kalimat panjang Tetapi alasan yang aku miliki berbeda Alasan itu tidak berupa untaian kata, tidak juga berupa kalimat Alasan yang aku miliki sederhana, yaitu hanya dengan mebalas alasan demi alasan dengan perasaan, perhatian dan... waktu luang yang aku punya Menurut aku, waktulah yang sangat berharga Sebab, ketika kita merasa ingin berada bersama seseorang itu tetapi ad...

Sebuah Alasan

You're the Reason Semoga.... Kenapa semoga? Karena hanya satu kata itu yang bisa aku harapkan Harapkan seperti apa? Hmm... seperti harapan memiliki dia seutuhnya Memang sekarang seperti apa? Aku memang sudah memilikinya tapi... Tapi apa? Tapi sewaktu waktu aku merasa bahwa dia tidak seutuhnya milikku Aku merasa, kadang dia meyakinkanku akan hal memiliki dia seutuhnya Namun, kadang juga dia sendiri yang menjatuhkan keyakinan akan hal itu Lalu bagaimana? Aku hanya bisa mengikuti alurnya saja Aku percaya suatu saat aku akan memiliki dia seutuhnya Walaupun aku harus melewati hal hal buruk terdahulu Memang susah untuk semua itu, tapi aku yakin dan percaya Semua itu akan terlewati sedikit demi sedikit Karena semua hal di dunia ini membutuhkan proses Entah proses itu akan berlangsung lama atau singkat Aku selalu percaya aku bisa melewati semua proses itu Kenapa sangat yakin? Aku yakin karena aku memiliki sebuah alasan Alasan? Iya, alasan...

LOVE IS RANDOM

Hai... udah lama ya aku gak ngepost di blog ini lagi, maaf ya soalnya aku habis sibuk ujian. Sekarang aku mau bagi cerita sama kalian yang suka baca - baca blog aku ini. Ceritanya sih bisa dibilang pengalaman aku sendiri hehe.... Yaudah aku mulai ya ceritanya, selamat membaca:) 10 bulan yang lalu..... "Aku mau kita putus, maaf kalo selama ini aku cuma jadiin kamu pelampiasan" Kalimat itu terdengar seperti mimpi buruk namum nyata adanya, hanya bisa terdiam dan menerima bahwa memang itulah kenyataannya.  Setelah kejadian itu, hari - hariku menjadi tidak berwarna lagi, seakan semuanya telah hilang dihembuskan angin yang membawanya pergi entah kemana. Aku hanya merasakan kesendirian, kesedihan dan keterpurukan. Hingga datang seseorang dengan tiba - tiba menyapaku, orang itu namanya Ari, anak dari jurusan MIPA yang memang aku tidak mengenal dia sebelumnya.  (dm instagram) Ari : Follback Aletha : Sudah Ari : Salam kenal Aletha Ale...

Terulang Lagi

"Again" Waktu begitu cepat berlalu, kurang lebih sudah dua bulan aku menunggu kabar dari dia. Hari demi hari aku lewati dengan senyuman, namun tidak satu orang pun tau tentang arti senyuman itu. Sekolah yang dulunya jadi tempat favorit, sekrang menjadi tempat membosankan. Setiap hari wajahnya selalu hadir dihadapan ku, entah saat sampai di sekolah, istirahat atau pun saat pulang. Kini semua terasa berbeda, tidak ada lagi tegur sapa diantara kita. Bahkan tatapan yang dulunya begitu indah, berubah menjadi tatapan kosong lalu memudar perlahan. Sebelum 120 hari itu terjadi, dia hanyalah orang asing dalam hidup ku. Namun angka itu merubah segalanya, yang dulunya tidak kenal, sekarang menjadi orang yang selalu terpikirkan. Entah itu dalam mimpi atau imajinasi yang selalu dipenuhi wajahnya. Salah ku terlalu cepat merubah segala hal apapun itu dalam 120 hari, termasuk perasaan. Selama 120 hari itu, aku sangat mengenalnya dengan baik. Dia yang selalu memberikan perhatian, dia...

LANGIT DAN PERASAAN

LANGIT DAN PERASAAN Sebagian orang memandangi langit itu dengan tatapan biasa dan tidak ada istimewanya. Berbeda dengan aku, aku melihat langit seperti melihat bagaimana perasaanku sendiri. Asal kalian tau langit juga memiliki perasaan, aku mengetahuinya dari warna yang dia pancarkan setiap harinya. Entah kenapa setiap langit itu berwarna kuning cerah kemerahan, aku merasa pada saat itu langit merasakan hal yang bahagia. Namun sebaliknya, ketika langit itu mengeluarkan warna abunya, langit merasakan kesedihan. Langit abu memang membuat bumi teduh, tapi merubah bumi menjadi gelap.Selain itu abu juga menandakan mendung, orang-orang bilang "mendung itu tidak selalu akan turun hujan". Seperti langit, kita juga pernah merasakan senang ataupun sedih. Mendung yang tidak selalu di akhiri dengan hujan dan sedih yang tidak selalu di akhiri dengan air mata. Warna dominan dari langit itu adalah biru. Ketika langit itu biru, aku selalu berfikir, kira-kira perasaan apa yang di ra...